Berpikir Kritis: Apakah Penyembahan Selebriti Merupakan Tanda Dari Bagaimana Dunia Emosional yang Tidak Berkembang Adalah Dunia Barat?

Berpikir Kritis: Apakah Penyembahan Selebriti Merupakan Tanda Dari Bagaimana Dunia Emosional yang Tidak Berkembang Adalah Dunia Barat?

Di nyaris setiap negara di dunia barat, paling sedikit orang yang memandang diri mereka religius. Pada ketika yang sama, orang-orang yang datang ke unsur dunia ini dari Afrika dan Timur Tengah, misalnya, tidak jarang beragama.

Karena itu, sedangkan agama sedang dalam perjalanan terbit di unsur dunia ini, ini barangkali tidak menjadi masalah seiring berjalannya waktu. Karena tingkat kelahiran yang rendah dan jumlah anak yang sering dipunyai orang-orang ini, dunia barat bisa menjadi paling religius.

Dinamis yang Sama

Tetapi andai dengan apa yang barangkali atau barangkali tidak terjadi di masa depan ditaruh di satu sisi, tidak benar untuk menuliskan bahwa orang-orang di dunia barat bukan lagi menyembah siapa juga atau apa pun. Jika ada, ini ialah sesuatu yang masih terjadi.

Namun yang berbeda ialah bahwa seseorang di awang telah digantikan oleh orang-orang yang benar-benar berlangsung di bumi. Dalam sejumlah kasus, ini akan bersangkutan dengan bintang olahraga dan, dalam permasalahan lain, ini akan bersangkutan dengan aktor / aktris atau penyanyi.

Makhluk Unggul

Ketika seseorang memandang seseorang laksana ini, mereka kesudahannya dapat menyaksikan mereka sebagai seseorang yang sedang di atas mereka. Ini bukan untuk menuliskan bahwa mereka akan menuliskan sesuatu laksana ini dalam benak mereka sebab lebih ingin menjadi sesuatu yang bakal mereka ungkapkan melewati perilaku mereka.

Setiap hari dalam hidup mereka, mereka dapat menguras cukup tidak sedikit waktu memikirkan selebriti dan mereka bisa melihat melewati halaman media sosial mereka andai ada. Orang beda ini lantas akan menjadi sesama manusia, tetapi seolah-olah mereka berasal dari planet lain.

Berfantasi

Orang dapat membayangkan bagaimana rasanya mengenal seseorang laksana ini secara individu dan alangkah berbedanya hidup mereka andai mereka melakukannya. Jadi, sementara tidak sedikit orang hendak diberkati oleh paus, misalnya, orang bisa jadi besar hendak orang laksana ini memberkati mereka.

Baca Juga : Kekuatan dari Harapan

Orang akan menyaksikan orang ini mempunyai barang-barang yang tidak dipunyai orang lain, itulah sebabnya mereka begitu istimewa. Dan andai seseorang tidak merasa laksana ini mengenai satu orang, barangkali ada sebanyak orang yang mereka pandangi.

Semua dalam Perahu yang Sama

Tidak bakal sulit untuk orang laksana ini untuk mengejar orang beda yang pun melihat selebriti tertentu dengan teknik yang sama. Jika seorang selebriti terdapat di media sosial, bakal ada tidak sedikit komentar dari orang beda yang pun terpikat pada mereka.

Berpikir Kritis: Apakah Penyembahan Selebriti Merupakan Tanda Dari Bagaimana Dunia Emosional yang Tidak Berkembang Adalah Dunia Barat?

Namun, sedangkan pemujaan selebritas sudah menggantikan format pemujaan lama untuk banyak orang di dunia barat, jenis orang laksana ini jarang memberi seseorang moral yang solid. Dalam tidak sedikit kasus, tipe orang ini menyokong sebaliknya; atau mereka melulu dapat menirukan ‘moral’ apa juga yang hendak didukung oleh perusahaan, dengan bisa terjadi melewati pensinyalan kebaikan tanpa akhir.

Kembali pada kenyataan

Meskipun demikian, melulu karena seseorang bisa memandang selebriti lebih dari manusia, tersebut tidak berarti bahwa terdapat kebenaran guna ini. Pada akhirnya, orang-orang yang mereka hormati secara inheren tidak bertolak belakang dengan mereka.

Tentu, mereka barangkali lebih unik secara fisik, mempunyai lebih tidak sedikit uang dan lebih baik dalam sesuatu daripada mereka, namun ini semua ialah hal-hal tingkat permukaan. Jauh di lubuk hati, seseorang akan diciptakan dari barang yang sama dan mempunyai jumlah nilai yang sama.

Sebuah ilusi

Alasan mereka menyaksikan orang ini lebih unggul dari mereka kemungkinan sebab apa yang mereka proyeksikan ke mereka. Orang ini lantas hanyalah insan biasa, namun berkat bagian-bagian judi bola online mereka yang belum direalisasi yang secara terbius mereka tempatkan pada mereka, tidak mungkin untuk mereka guna menyadari urusan ini.

Misalnya, seseorang bisa merasa tidak berharga dan tidak mampu, yang dapat mengakibatkan mereka menyaksikan seseorang laksana ini paling berharga dan mampu. Jika mereka bukan lagi merasa laksana ini dan merangkul nilai dan potensi mereka sendiri, mereka barangkali tidak lagi merasa perlu menanam orang-orang ini di atas alas.

Pertumbuhan Emosional

Alasan seseorang merasa laksana ini kemungkinan ialah akibat dari luka batin yang mereka bawa. Mungkin tahun-tahun mula mereka ialah masa saat mereka tidak menemukan jenis perawatan yang mereka butuhkan guna berkembang dengan teknik yang benar.

Setelah luka batin ini disembuhkan dan mereka bisa tumbuh secara emosional, bakal mungkin untuk mereka untuk menyaksikan orang-orang ini ialah sesama manusia. Sekarang, ini tidak berarti bahwa seseorang tidak bakal lagi menghargai apa yang mereka lakukan; apa yang barangkali dimaksudkan ialah bahwa mereka tidak bakal lagi menyaksikan mereka sebagai tokoh dewa.

Area Yang Terabaikan

Jika sistem edukasi memberikan tuntunan emosional dan menunjukkan untuk orang-orang apa yang perlu dilaksanakan untuk berkembang secara emosional, barangkali seseorang bakal tumbuh dari kemauan mereka guna menyembah selebriti. Tetapi sebab umumnya pikiranlah yang dididik atau diindoktrinasi, tersebut berarti bahwa unsur diri seseorang ini seringkali diabaikan.

Baca Juga : Cara Ampuh untuk Mempertajam Memori Anda

Maka bakal menjadi normal untuk seseorang guna menjadi orang dewasa yang tidak berkembang secara emosional, yang menyaksikan selebriti sebagai mempunyai sifat-sifat yang tidak mereka miliki. Kebesaran lantas akan menjadi sesuatu yang terdapat di dalam orang lain namun tidak di dalam mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *